Mulai dari perwakilan sampai langsung?
Ditahun pemilihan seperti saat ini selalu memunculkan masalah-masalah tersendiri yang selalu muncul dari setiap pemilihan yang sudah dilakukan. Mungkin salah satu masalah yang muncul adalah masalah pemilihan para calon anggota wakil rakyat yang akan duduk di senayan nantinya.
Dahulunya rakyat hanya memilih partai tanpa tahu siapa yang akan menjadi bakal calon penerus lidahnya diparlemen nantinya. Menurut saya sebagai warga sipil yang mencoba mengkritisi, cara pemilihan dengan memilih partai dan nantinya partai yang akan memilih para utusannya, sangat banyak mengandung resiko. Kenapa ?? karena menurut saya jika partai yang memilih utusan nya untuk mewakili suatu daerah, partai bisa saja menunjuk siapa saja yang akan diutus dan belum tentu orang yang bakal dipilih nantinya itu tahu apa permasalahan dan keluhan dari masyarakat yang diwakilkannya. Pada hal jutaan masyarakat menggantungkan harapan yang tinggi kepada wakil mereka yang akan meneruskan suara mereka diparlemen. Cara perwakilan ini juga benar-benar rentan terhadap KKN, dimana bisa saja orang yang diutus suatu partai terpilih karena ia bermain dengan uang agar ia yang diusung partai, atau bisa saja ia di dukung segelintir kepentingan yang mementingkan kepentingan pribadi. Kita tidak tahu karena kita hanya sebagai pemilih dan penonton dari lihainya permainan politik yang dilakukan oleh partai-partai politik. Sungguh miris akhirnya jika para wakil rakyat yang mewakili rakyat tadi terjerat skandal berbagai kasus mulai dari suap,korupsi atau bahkan sampai perselingkuhan, sudah menjadi rahasia umum kalau para wakil rakyat yang ada diparlemen hidup dengan glamor dan kemewahan yang luar biasa ditengah kemiskinan yang menjerat para pemilihnya.
Sudah saatnya rakyat Indonesia bangkit dari kebobodohan pemikiran yang mau diperbudak oleh uang, janji-janji palsu dan fitnah. Apalagi dipemilihan kali ini rakyat Indonesia berkesempatan untuk memilih orang yang akan menjadi wakilnya diparlemen, walau kemungkinan tidak tahu siapa bakal calonya setidak nya para rakyat Indonesia tahu siapa-siapa saja yang mencalonkan diri menjadi wakil mereka. Sehingga masyarakat sudah dapat mengambil ancang-ancang terlebih dahulu untuk mencari informasi orang-orang yang akan mereka pilih.
